14 Desember 2023

Peringatan St. Yohanes dari Salib


Pengetahuan akan misteri tersembunyi dalam Kristus Yesus
Pembacaan dari Kidung Rohani St. Yohanes dari Salib

 

Sudah banyak misteri dan kegaiban diungkapkan oleh para pujangga suci dan diketahui oleh orang-orang suci di dalam taraf hidup seperti ini.  Namun masih lebih banyak lagi yang belum dapat dikatakan dan diketahui.  Di dalam Kristus ada lubuk-lubuk dalam yang masih harus didugai.  Ia itu bagaikan tambang kaya, di mana ada banyak tempat yang menyembunyikan harta; dan bagaimana pun orang mencoba mendugainya, selama tidak akan habis-habisnya.  Bahkan pada setiap tempat tersembunyi, setiap kali orang menemukan timbunan kekayaan baru lagi.

Maka Santo Paulus berkata tentang Kristus sendiri, “di dalam Dia tersembunyi segala harta kebijaksanaan dan pengetahuan.”  Tetapi jiwa tidak dapat memiliki atau bahkan mencapai kekayaan ini, kalau ia tidak lebih dulu melewati jalan penderitaan lahir dan batin.  Apalagi diperlukan banyak kurnia rohani bagi budi dan indera, dan pembinaan hidup rohani dalam waktu lama.  Perhatikanlah, bahwa kurnia-kurnia ini lebih rendah dibandingkan dengan pengetahuan misteri Kristus.  Tetapi mereka itu menyiapkan jiwa untuk menyelami rahasia dalam yang meliputi pengetahuan itu, kebijaksanaan paling tinggi yang dapat dicapai dalam hidup ini.

Semoga akhirnya orang mengerti, bahwa tidak mungkin orang mencapai tempat di mana berbagai macam kekayaan kebijaksanaan Allah tersimpan, tanpa melewati jalan berbagai macam penderitaan, yang menjadi hiburan dan dambaannya!  Dan camkanlah, jiwa yang sungguh menginginkan kebijaksanaan ilahi, pertama-tama menginginkan derita, agar dapat lebih dalam memasuki rahasia salib!

Karena itu Santo Paulus menganjurkan kepada umat di Efesus, agar jangan patah semangat di dalam penderitaan; sebaliknya: supaya menjadi kuat berakar dalam cinta, agar mereka dengan segala orang suci dapat mengerti akan luas, panjang, tinggi dan dalamnya cinta Kristus yang melebihi segala pengetahuan, agar mereka dipenuhi oleh seluruh kepenuhan Allah.  Sebab jalan masuk untuk mencapai kekayaan ini adalah jalan sempit, ialah salib.  Banyak orang menginginkan sukacita, yang dapat dicapai lewat jalan itu, tetapi ternyata sedikit saja mau melewatinya.

 


* Yohanes de Yepez lahir di Fontiveros, Castilia, spanyol, tahun 1542.  Ia masuk Ordo Karmel tahun 1568 dan menyelesaikan studi teologi di Universitas Salamanca.  Yohanes terinspirasi Teresa Avila, mulai memperjuangankan pembaruan ordo dengan menghadapi berbagai tantangan.  Ia dikenal sebagai guru teologi mistik lewat karya-karyanya, antara lain: Mendaki Gunung Karmel, Malam Gelap, Madah Rohani dan Nyala Cinta yang hidup.  Yohanes dari Salib meninggal di Ubeda, Spanyol, 14 Desember 1591; dikanonisasi tahun 1726; dan dinyatakan sebagai pujangga Gereja oleh Pius XI tahun 1926.