Berkah Dalem
Kami adalah komunitas rubiah,
biarawati Ordo Cisterciencis Observansi Ketat
yang juga dikenal sebagai Trappist.
Dengan menghayati Peraturan St. Benediktus,
hidup kami dibaktikan untuk mencari kesatuan dengan Allah,
melalui Yesus Kristus, di dalam komunitas para saudari.
Renungan
Kebangkitan
Kebangkitan adalah melewati, bergerak maju. Kristus tidak kembali, Ia lewat. Ia tidak berbalik kembali, Ia bergerak maju. Nama Paskah itu sendiri berarti “melewati”, bukan
Bacaan Ofisi
7 April 2026
OKTAF PASKAH – SELASA Kristus harus menderita dan demikian masuk dalam kemuliaan-Nya Pembacaan dari uraian St. Anatasius dari Antiokhia Dengan kata-kata dan perbuatan-Nya Kristus membuktikan, bahwa Ia sungguh Allah dan Penguasa alam semesta. Tetapi ketika hendak pergi ke Yerusalem, Ia berkata, “Kini kita akan pergi ke Yerusalem. Putra Manusia akan diserahkan kepada orang tidak percaya, kepada para imam dan para ahli Taurat untuk didera, dihina dan disalibkan.” Yang dikatakan itu sesuai dengan ramalan para nabi, yang menyatakan, bagaimana nanti kematian-Nya di Yerusalem akan terjadi. Kitab Suci sejak
Kabar
KUNJUNGAN BAPAK
ABAS JENDRAL
Pagi itu 7 Januari pukul 10.45 lonceng pertapaan berbunyi dengan nyaring dan meriah, kegembiraan memecah kesunyian. Para Suster segera bergegas menuju ke samping Gereja…. penantian telah berakhir, kerinduan telah terpenuhi. Ya, kami menantikan kedatangan Bapak Abas Jendral Ordo, Dom Bernadus Peeters, OCSO yang didampingi sekretarisnya Frater Cassant, OCSO. Pelukan hangat dari setiap suster yang datang, lambaian bendera merah putih kecil, spanduk “welcome”, dan lagu selamat datang susul-menyusul mewarnai suasana siang itu. Abas Jendral sangat bahagia berada di tengah-tengah komunitas, beliau mengatakan, “Seperti pulang ke rumah…“. Dom