Berkah Dalem
Kami adalah komunitas rubiah,
biarawati Ordo Cisterciencis Observansi Ketat
yang juga dikenal sebagai Trappist.
Dengan menghayati Peraturan St. Benediktus,
hidup kami dibaktikan untuk mencari kesatuan dengan Allah,
melalui Yesus Kristus, di dalam komunitas para saudari.
Renungan
Pertobatan III
Akal budi melihat ingatan yang tersumbat dengan hal-hal kotor; tidak mampu menutup jendela-jendela yang terbuka lebar menuju kematian; akal budi sudah mengenal penyakitnya tetapi
Bacaan Ofisi
16 Maret 2026
PEKAN IV PRAPASKAH – SENIN Penghukuman Allah adalah pengadilan-Nya Pembacaan dari Traktat Rohani Baldwinus dari Ford Jelas bahwa ketika Nabi berkata kepada Tuhan: “Pandanglah aku dan kasihanilah aku seturut keputusan mereka yang mencintai nama-Mu”, dia menunjuk pada satu pengadilan, dan ketika nabi yang sama berkata: “Jangan masuk ke dalam pengadilan bersama hamba-Mu”, dia menunjuk pada pengadilan yang lain. Bagaimanapun dalam hidup saat ini Allah melaksanakan pengadilan-Nya dalam cara yang berbeda-beda, pada orang yang satu Ia memarahi dan pada yang lain Dia memilih. Melalui pengadilan-Nya yang tersembunyi, Allah
Kabar
KUNJUNGAN BAPAK
ABAS JENDRAL
Pagi itu 7 Januari pukul 10.45 lonceng pertapaan berbunyi dengan nyaring dan meriah, kegembiraan memecah kesunyian. Para Suster segera bergegas menuju ke samping Gereja…. penantian telah berakhir, kerinduan telah terpenuhi. Ya, kami menantikan kedatangan Bapak Abas Jendral Ordo, Dom Bernadus Peeters, OCSO yang didampingi sekretarisnya Frater Cassant, OCSO. Pelukan hangat dari setiap suster yang datang, lambaian bendera merah putih kecil, spanduk “welcome”, dan lagu selamat datang susul-menyusul mewarnai suasana siang itu. Abas Jendral sangat bahagia berada di tengah-tengah komunitas, beliau mengatakan, “Seperti pulang ke rumah…“. Dom