Berkah Dalem
Kami adalah komunitas rubiah,
biarawati Ordo Cisterciencis Observansi Ketat
yang juga dikenal sebagai Trappist.
Dengan menghayati Peraturan St. Benediktus,
hidup kami dibaktikan untuk mencari kesatuan dengan Allah,
melalui Yesus Kristus, di dalam komunitas para saudari.
Renungan
Mintalah
dan Kamu akan mendapatkannya
Jika kamu hening di dalam roh, dengan pikiran yang serius tanpa kecemasan, masuk ke dalam rumah doa sendirian, dan berdiri di hadirat Tuhan pada
Bacaan Ofisi
Gedono
11 Mei 2024
Peringatan Para Abas Cluny Kebesaran Cluny Pembacaan dari tulisan Thomas Merton Setelah Benediktus Aniane mencoba untuk menata dan mengokohkan hidup Benediktin sebagai standard bagi seluruh hidup monastik kristen, dan setelah sebagian usahanya itu gagal, Cluny didirikan pada tahun 910. Cluny kemudian menjadi Pertapaan yang paling besar yang pernah terjadi dalam sejarah Kristianitas, walaupun pada awalnya Cluny hanya pertapaan yang kecil dan tersembunyi, seperti pembaharuan-pembaharuan monastik lainnya. Ideal askesis yang dibawa Cluny didorong oleh adanya kemerosotan dan juga ketakutan akan akhir jaman yang diperkirakan terjadi pada tahun 1000.
Kabar
KUNJUNGAN BAPAK
ABAS JENDRAL
Pagi itu 7 Januari pukul 10.45 lonceng pertapaan berbunyi dengan nyaring dan meriah, kegembiraan memecah kesunyian. Para Suster segera bergegas menuju ke samping Gereja…. penantian telah berakhir, kerinduan telah terpenuhi. Ya, kami menantikan kedatangan Bapak Abas Jendral Ordo, Dom Bernadus Peeters, OCSO yang didampingi sekretarisnya Frater Cassant, OCSO. Pelukan hangat dari setiap suster yang datang, lambaian bendera merah putih kecil, spanduk “welcome”, dan lagu selamat datang susul-menyusul mewarnai suasana siang itu. Abas Jendral sangat bahagia berada di tengah-tengah komunitas, beliau mengatakan, “Seperti pulang ke rumah…“. Dom