Berkah Dalem
Kami adalah komunitas rubiah,
biarawati Ordo Cisterciencis Observansi Ketat
yang juga dikenal sebagai Trappist.
Dengan menghayati Peraturan St. Benediktus,
hidup kami dibaktikan untuk mencari kesatuan dengan Allah,
melalui Yesus Kristus, di dalam komunitas para saudari.
Renungan
Mengapa
kita harus mengasihi Allah
Engkau menginginkan aku untuk mengatakan kepadamu mengapa Allah harus dikasihi dan seberapa banyak kita harus mengasihi-Nya. Alasan untuk mengasihi Allah adalah Allah sendiri dan
Bacaan Ofisi
28 Juni 2026
MINGGU BIASA XIII Kami mewartakan Kristus sampai ke ujung bumi Pembacaan dari Homili Paus Paulus VI dalam kunjungannya ke Filipina: Manila, 29 November 1970 ‘Celakalah aku jika tidak mewartakan Injil!’. Aku diutus oleh Kristus sendiri untuk melakukan ini. Aku ini rasul, aku ini saksi. Semakin jauh tujuannya, semakin sulit tugas perutusanku, semakin mendesak cinta yang mendorongku. Aku harus memberi kesaksian tentang nama Yesus; Dia itu Kristus, Putra Allah yang hidup. Ia mewahyukan Allah yang tidak kelihatan, Ia yang sulung dari segala ciptaan, di dalam Dia segala sesuatu
Kabar
KUNJUNGAN BAPAK
ABAS JENDRAL
Pagi itu 7 Januari pukul 10.45 lonceng pertapaan berbunyi dengan nyaring dan meriah, kegembiraan memecah kesunyian. Para Suster segera bergegas menuju ke samping Gereja…. penantian telah berakhir, kerinduan telah terpenuhi. Ya, kami menantikan kedatangan Bapak Abas Jendral Ordo, Dom Bernadus Peeters, OCSO yang didampingi sekretarisnya Frater Cassant, OCSO. Pelukan hangat dari setiap suster yang datang, lambaian bendera merah putih kecil, spanduk “welcome”, dan lagu selamat datang susul-menyusul mewarnai suasana siang itu. Abas Jendral sangat bahagia berada di tengah-tengah komunitas, beliau mengatakan, “Seperti pulang ke rumah…“. Dom