Berkah Dalem
Kami adalah komunitas rubiah,
biarawati Ordo Cisterciencis Observansi Ketat
yang juga dikenal sebagai Trappist.
Dengan menghayati Peraturan St. Benediktus,
hidup kami dibaktikan untuk mencari kesatuan dengan Allah,
melalui Yesus Kristus, di dalam komunitas para saudari.
Renungan
Bagaimana Allah Sebaiknya Dicintai
Pertama-tama, pertimbangkanlah bagaimana Allah pantas dicintai tanpa batas, karena Dia telah terlebih dahulu mencintai kita. Cinta-Nya kepada kita yang tak berarti dan hanya seperti
Bacaan Ofisi
21 Juni 2026
MINGGU BIASA XII Kristus adalah raja dan imam untuk selamanya Pembacaan dari Ulasan Faustinus Lucifernus tentang Tritunggal Kristus, Penyelamat kita telah menerima pengurapan menurut daging, dan dengan demikian menjadi sungguh raja dan sungguh imam. Dia adalah kedua-duanya: raja dan imam! Tak suatu pun kurang pada Sang Juruselamat, sebagaimana adanya Allah. Ia menegaskan martabat rajawi-Nya dengan berkata, ‘Aku didudukkan oleh Tuhan sebagai raja di Sion, di gunung-Nya yang suci.’ Dan Bapa sendiri memberi kesaksian atas martabat imamat Putra-Nya dengan berkata: ‘Engkau adalah Imam untuk selama-lamanya menurut peraturan Melkisedek.’
Kabar
KUNJUNGAN BAPAK
ABAS JENDRAL
Pagi itu 7 Januari pukul 10.45 lonceng pertapaan berbunyi dengan nyaring dan meriah, kegembiraan memecah kesunyian. Para Suster segera bergegas menuju ke samping Gereja…. penantian telah berakhir, kerinduan telah terpenuhi. Ya, kami menantikan kedatangan Bapak Abas Jendral Ordo, Dom Bernadus Peeters, OCSO yang didampingi sekretarisnya Frater Cassant, OCSO. Pelukan hangat dari setiap suster yang datang, lambaian bendera merah putih kecil, spanduk “welcome”, dan lagu selamat datang susul-menyusul mewarnai suasana siang itu. Abas Jendral sangat bahagia berada di tengah-tengah komunitas, beliau mengatakan, “Seperti pulang ke rumah…“. Dom