Pesta Keluarga Kudus

Kita bersyukur bahwa tahun 2023 ditutup dengan pesta Keluarga Kudus.  Romo Agung, MSF (Sekretaris Keuskupan Agung Semarang) yang memimpin Ekaristi pada hari itu memberi homili menarik: Pesta Keluarga Kudus seperti mengukuhkan kembali pentingnya hidup berkeluarga.  Keluarga sebagai Gereja domestik yang mempunyai tugas utama untuk membangun persekutuan dan membangun jiwa misionaris yang menghayati kehidupan berkeluarga berdasarkan iman.

Berjiwa misionaris artinya orang yang berani keluar dari diri sendiri.  Berani keluar dari zona nyaman walaupun tidak ada jaminan karena beriman kepada Tuhan.  Kalau keluarga tidak dibangun berdasarkan iman maka keluarga akan rapuh, mudah kecewa ketika yang diharapkan tidak terjadi, mudah terjadi pertengkaran, dan akhirnya perceraian.  Lalu, bagaimana jiwa misionaris ini dapat dibangun?  Sejak kecil anak-anak dididik untuk rela berbagi dengan sesamanya sehingga pada saat mereka dewasa menjadi pribadi yang peka terhadap kebutuhan orang lain, berani keluar dari diri sendiri untuk terlibat dalam kehidupan menggereja dan bermasyarakat demi kebaikan bersama.

Mari kita bersama-sama membangun paguyuban Kristiani yang berjiwa misionaris!

 

sesudah Misa, anak-anak bersembah sujud di depan palungan Yesus

 

Ya Allah,  kami bersyukur atas kehadiran Putra-Mu di tengah-tengah kami.  Dialah Sabda-Mu yang menjelma menjadi manusia, lahir dari rahim Perawan Maria dan tumbuh berkembang dalam Keluarga Kudus Nazaret.  Semoga dengan perayaan ini, engkau melimpahkan berkat-Mu kepada kami  sehingga kami hidup rukun dan damai dalam semangat kasih.  Amin