7 Januari 2024

Hari Raya Penampakan Tuhan


Tuhan Allah memperkenalkan penyelamatan-Nya di seluruh dunia
Pembacaan dari khotbah Paus Leo Agung tentang Penampakan Tuhan

 

Pada jaman akhir Tuhan akan menyelamatkan dunia yang menghadapi kehancuran.  Itulah keputusan penyelenggaraan Tuhan yang penuh belas kasih.  Dengan keputusan ini, Ia sudah menentukan bakal keselamatan segala bangsa di dalam Kristus.  Dalam hubungan inilah, kepada leluhur tersuci Abraham dijanjikan keturunan tak terbilang jumlahnya; bukan keturunan yang dilahirkan dari benih daging, melainkan dari iman yang subur.  Keturunan ini disamakan dengan bintang-bintang dalam jumlahnya, hingga bapa segala bangsa tidak akan mengharapkan penerus-penerusnya di dunia, melainkan di surga.

Marilah, marilah seluruh bangsa, yang tidak mengenal Allah!  Masuklah dalam keluarga para leluhur!  Ya, biarlah mereka masuk, biarlah anak-anak Abraham menurut janji menerima berkat, yang ditolak oleh anak-anaknya menurut daging.  Dalam diri ketiga sarjana hendaklah semua bangsa menyembah Pencipta alam semesta!  Hendaklah Allah dikenal, tidak hanya di Yudea, tetapi di seluruh bumi, hingga di mana-mana nama-Nya menjadi “Yang Agung dari Israel”.

Saudara-saudara terkasih, kita telah diajar mendalami misteri-misteri kasih karunia Tuhan ini.  Maka marilah kita dengan gembira merayakan buah pertama dan awal hidup sejati bagi para bangsa.  Marilah kita mengucap syukur kepada Tuhan yang berbelas kasih, “karena Ia telah membuat kita pantas ikut ambil bagian dalam terang para kudus”;  “Ia melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam kerajaan Putra terkasih-Nya!”  Marilah kita bersukaria karena “bangsa yang berjalan di dalam kegelapan melihat terang agung, dan di atas mereka yang diam di negeri kekelaman terang telah bersinar”.  Demikianlah dinubuatkan Nabi Yesaya.  Tentang mereka itulah Yesaya berkata kepada Tuhan, “Bangsa-bangsa yang dulu tidak mengenal Engkau, akan menyebut Engkau; dan rakyat yang dulu tidak tahu akan Dikau, akan mengungsi kepada-Mu.”

Hari inilah yang “dilihat Abraham, dan Ia bergembira!”  Pada hari ini, Abraham menyaksikan anak-cucunya diberkati dalam benihnya, yaitu Kristus.  Ia melihat pula bahwa, dengan percaya Ia akan menjadi bapa segala bangsa.  Demikianlah ia memuliakan Tuhan dan mengerti sepenuh-penuhnya, bahwa apa yang dijanjikan Tuhan, sungguh dilaksanakan.

Hari ini terwujudlah kidung Daud dalam Mazmur, “Semua bangsa, yang Engkau ciptakan, akan datang menyembah di hadapan-Mu, Tuhan, dan akan memuliakan nama-Mu.”  Dan kidung lainnya, “Tuhan telah memperkenalkan keselamatan-Nya!  Di hadapan para bangsa Ia menyatakan kebenaran-Nya.”

Hal ini sungguh terjadi.  Kita tahu; karena tiga orang sarjana yang dipanggil dari tanah yang jauh dan dipimpin oleh bintang, mengakui dan menyembah raja surga dan bumi.  Dan memang sembah sujud mereka mengajak kita untuk meneladannya.  Maka sedapat mungkin kita harus menjadi pelayan rahmat, yang mengundang semua orang datang kepada Kristus.

Saudara terkasih, dalam usaha ini, kamu harus saling membantu.  Dengan demikian, kamu dapat mencapai kerajaan Allah berkat iman yang benar dan pekerjaan yang baik.  Di sana kamu dapat bersinar bagaikan putra-putra terang, dengan perantaraan Yesus Kristus Tuhan kita, yang hidup dan memerintah bersama Bapa dan Roh Kudus untuk selama-lamanya.  Amin.