24 Februari 2024

PEKAN I PRAPASKAH – SABTU


Perjuangan Hawa Nafsu dari Iblis Melawan Jiwa Manusia
Pembacaan dari Khotbah ke-V St. Bernardus tentang Masa Prapaskah

 

Saudara-saudaraku yang terkasih,  cinta kasih mendorongku untuk memperhatikan kalian semua, serta mendesak agar saya berbicara kepada kalian.  Tidak mengherankan bahwa saya memperhatikan kalian, karena sebelumnya saya menemukan kesempatan dalam diri saya sendiri sebagai bahan untuk diteliti.  Setiap kali aku meneliti kemalanganku dan begitu banyak bahaya yang mengancam aku, pasti jiwaku kuatir tentang keadaannya; dan kuatir juga tentang kalian masing-masing, karena aku mencintai kalian seperti diriku sendiri.

Allah yang meneliti hati kita mengetahui betapa sering keprihatinanku tentang kalian lebih besar daripada tentang diriku sendiri.  Karena saya melihat kemalangan kita yang begitu besar dan begitu banyak bahaya yang mengancam kita.  Sesungguhnya kita membawa musuh kita bersama dengan diri kita sendiri yaitu daging ini, yang lahir dari dosa, tumbuh dalam dosa: bejat sejak asalnya, dan yang menjadi lebih jahat lagi karena kebiasaan yang buruk.  Karena itu hati kita merasa lebih tertarik oleh hawa nafsu daripada oleh Roh, dengan menggerutu terus-menerus; tidak bisa disiplin, tidak taat kepada akal budi dan tidak takut akan Allah.

Musuh kita, si ular yang cerdik, memakai semuanya itu untuk memusnahkan kita.  Dialah yang terus-menerus berbuat jahat, membangkitkan dan mengobarkan hawa nafsu, menyiapkan kesempatan-kesempatan dosa dan dengan berbagai cara tak pernah berhenti menggoda hati manusia.   Tetapi apa gunanya menyebut bahaya-bahaya ini kalau tidak diberikan sesuatu hiburan juga, dan suatu penawar hati?  Sungguh besar dan berat perjuangan kita melawan musuh yang sungguh berbahaya.  Seharusnya kita berusaha sekuat tenaga agar tidak dikalahkan. Dan tidak seorangpun akan dikalahkan dalam perjuangan ini kalau dia tidak menyetujui kejahatan.