Gedono
11 Mei 2024

Peringatan Para Abas Cluny


Kebesaran Cluny
Pembacaan dari tulisan Thomas Merton

 

Setelah Benediktus Aniane mencoba untuk menata dan mengokohkan hidup Benediktin sebagai standard bagi seluruh hidup monastik kristen, dan setelah sebagian usahanya itu gagal, Cluny didirikan pada tahun 910.  Cluny kemudian menjadi Pertapaan yang paling besar yang pernah terjadi dalam sejarah Kristianitas, walaupun pada awalnya Cluny hanya pertapaan yang kecil dan tersembunyi, seperti pembaharuan-pembaharuan monastik lainnya.  Ideal askesis yang dibawa Cluny didorong oleh adanya kemerosotan dan juga ketakutan akan akhir jaman yang diperkirakan terjadi pada tahun 1000.

Tujuan Cluny sebenarnya hanya merupakan suatu pembaharuan hidup austeritas Benediktin, yang menekankan kewajiban bagi para rahibnya untuk memisahkan diri dari dunia dan hidup dalam keheningan.  Menekankan kenyataan bahwa hidup monastik adalah hidup doa yang tak kunjung putus.  Bagi para rahib Cluny, doa tak kunjung putus itu berarti doa vokal terus menerus di koor.  Reformasi ini dengan segera menyebar ke pertapaan-pertapaan besar di Eropa.  Fondasi-fondasi baru didirikan di mana-mana, sampai ada dua ribu pertapaan didirikan dibawah naungan St. Hugo, yang menjadi benteng kekuatan kepausan dan St. Gregorius VII mendukung reformasi besar-besaran yang diumumkan pada abad pertengahan ini.

Peranan penting Cluny dalam bidang politik seharusnya tidak membuat kita melupakan kekudusan yang ada dalam pertapaan-pertapaan ini.  Kita harus melihat lebih dekat dan menyadari bahwa Cluny sungguh-sungguh merupakan hidup Benediktin yang murni, di mana dasar dari seluruh tata hidupnya adalah kerendahan hati, jauh dari ambisi untuk suatu karier tinggi karena pada jaman itu ada kemungkinan bahwa seorang rahib bisa diangkat menjadi seorang uskup.  Padahal rahib Cluny sangat mengerti bahwa seorang rahib adalah orang yang telah memilih tempat terakhir dalam Gereja dan telah menyangkal segala kehormatan gerejawi.  Seperti para bapa padang gurun, mereka telah meninggalkan dunia dengan segala keagungannya, untuk berperang dalam pertempuran tersembunyi melawan kekuasaan kejahatan yang harus diperangi oleh rahib sebagaimana Kristus memeranginya di padang gurun.

Di Pertapaan Cluny, keheningan mendapat perhatian besar untuk menjamin disiplin dan keteraturan para anggotanya.  Karena Cluny hening maka tempat tersebut dianggap oleh semua orang sebagai surga observansi monastik yang sempurna dan sangat dihargai.  Para rahib Cluny sungguh-sungguh memperlihatkan bahwa hidup mereka adalah hidup kontemplatif, yang merupakan surga cinta kasih.  Dan memang tak ada alasan lain yang dapat membuatnya disebut demikian.

 


Pertapaan Cluny didirikan tahun 909.  Karya para Abas yang memerintah biara tersebut selama periode dua abad menjadikannya salah satu pusat kehidupan monastik yang terkenal. Hari ini kita merayakan para Abas Cluny yang telah memberi hidupnya bagi perkembangan Pertapaan Cluny: Addone menjadi Abas Cluny tahun 927, Maiolo menjadi Abas tahun 949, Odilone menjadi Abas tahun 994, Hugo menjadi Abas tahun 1049, Beato Petrus menjadi Abas tahun 1122.