Kegembiraan dan Syukur

 

Sahabat-sahabatku aku menasihatimu agar jangan hanya memandang kesulitan dan kekhawatiran di jalan yang mungkin sedang kalian lalui dan tapakilah jalan yang lebih mulus di mana anugerah-anugerah Allah dengan sederhana dapat diperoleh, sehingga pemikiran akan Dia memberi ruang untuk bernafas bagi nuranimu yang cemas. Saya berharap engkau sendiri mengalami kebenaran kata-kata ini: “Jadikanlah Tuhan sukacitamu dan Ia akan menganugerahkan kepadamu apa yang engkau rindukan”. Kesedihan atas dosa itu perlu, akan tetapi hendaknya jangan menjadi penyesalan tanpa kesudahan. Engkau pun harus tinggal dalam kegembiraan dengan mengingat kebaikan kasih Allah. Jika tidak, kesedihan akan mengeraskan hatimu dan membawamu pada keputusasaan yang semakin dalam.

Engkau harus mengarahkan perhatianmu pada jalan-jalan Tuhan, melihat bagaimana Ia meredakan kepahitan hati yang diremukkan, bagaimana Ia memenangkan kembali jiwa yang patuh dari lembah keputusasaan, bagaimana Ia menghibur mereka yang sangat berduka dan menguatkan yang tergoncang dengan sentuhan manis janji setia-Nya.

Belas kasih-Nya lebih besar dari pada segala kesalahan “Ingatlah kebaikan-kebaikan Tuhan, carilah Dia dengan hati sederhana”. Kalian semua akan semakin mudah mencapainya jika kalian membiarkan budimu sering-sering tinggal dalam ingatan akan kemurahan-Nya.