Anugerah
Roh Kudus

 

Tidak seorang pun yang mencintai Allah meragukan bahwa Allah mencintainya. Allah akan mengembalikan kasih kita dengan senang hati, kasih yang berasal dari diri-Nya. Bagaimana mungkin Ia akan berkeberatan menanggapi cinta kita kepada-Nya, ketika Ia telah mencintai kita sebelum kita mencintai-Nya? Ya, aku berkata, Allah mencintai kita. Kita memiliki jaminan cinta-Nya dalam Roh dan saksi yang setia tentang kasih itu di dalam Yesus – suatu bukti ganda yang tak diragukan akan cinta kasih Allah yang menjangkau kita semua. Kristus mati bagi kita, dengan demikian pantas kita kasihi.

 

Roh menggerakkan kita oleh Rahmat-Nya, sehingga memampukan kita untuk mencintai. Kristus memberi kita alasan, Roh memberi kita kekuatan. Yang satu memberi kita teladan cinta-Nya yang besar, yang lain memberi kasih itu sendiri.

 

Dalam Kristus kita dapat melihat objek cinta kita, oleh Roh kita dimampukan untuk mencintai-Nya. Dengan begitu kita dapat mengatakan bahwa Kristus menyediakan motivasi untuk mengasihi, Roh memberi kehendak. Betapa memalukan jika kita melihat Putra Allah mati demi kita tapi kita tidak tergerak untuk bersyukur! Namun ini sangat mudah terjadi apabila kekurangan Roh.

 

Cinta Allah telah dicurahkan ke dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah Ia anugerahkan kepada kita, maka kita mencintai-Nya kembali karena kasih-Nya, dan dengan mencintai-Nya kita pantas dicintai lebih lagi.