Kristuslah Yang Pertama Mengasihi Kita

 

Yesus yang baik, piala yang Engkau minum, harga penebusan kami, membuatku lebih mencintai-Mu dari pada semua yang lain. Ini cukup untuk menyatakan kasih kami. Inilah yang telah memenangkan kasih kami dengan begitu manis, menjadi suatu tuntutan yang adil, mengikatnya dengan kuat, mempengaruhinya secara mendalam. Penyelamat kita telah bekerja begitu keras dalam hal ini, bahkan Sang Pencipta tidak bekerja sebanyak itu saat menciptakan kami.

Pada mulanya Dia bersabda dan mereka ada, Ia memerintah dan mereka diciptakan. Namun dalam penyelamatan kita, Ia telah bertahan sebagai manusia yang dipertentangkan dengan sabda-Nya, dikritik tindakan-Nya, ditertawakan penderitaan-Nya dan dicemoohkan kematian-Nya. Lihatlah betapa banyak Dia mengasihi kita. Lebih lagi, walaupun Ia tidak menerima balasan kasih itu tetapi juga dengan bebas mempersembahkannya. Bukankah orang yang pertama diberi, kepadanya segala sesuatu seharusnya dikembalikan? Seperti yang dikatakan Santo Yohanes: ”Bukan kita yang telah mengasihi-Nya tetapi Dialah yang terlebih dulu mencintai kita.”

Ia mencintai kita bahkan sebelum kita ada, dan lagi Ia mencintai kita ketika kita menolak-Nya. Menurut Santo Paulus: ”Bahkan ketika kita masih seteru kita diperdamaikan dengan Allah melalui darah Putra-Nya.” Jika Ia tidak mencintai musuh-musuh-Nya, Ia tidak akan mempunyai sahabat, demikian juga Ia tidak akan memiliki seorangpun untuk dicintai, jika ia tidak mencintai mereka yang tidak mencintai-Nya.