Bintang Laut

 

Maria berarti Bintang Laut, dan nama yang cocok bagi Sang Bunda Perawan. Sungguh tepat ia diserupakan dengan sebuah bintang. Sebab seperti bintang menyinarkan terangnya tanpa kehilangan sinarnya, demikian juga dengan Sang Perawan mengandung Putranya tanpa menyakiti dirinya, dan seperti sinar tidak mengurangi kecemerlangan bintang, demikian juga Putra Maria tidak mengambil apapun dari Sang Ibunya yang tak bercela. Dialah Bintang Yakub yang terangnya menerangi seluruh dunia, sinar yang semaraknya bersinar di surga dan menembus ke neraka.

Aku katakan, dialah bintang itu, yang diangkat keatas samudera dunia ini, berkat jasanya dan teladannya ia menyinari kita. O kamu yang berjuang ditengah badai laut, jangan palingkan pandanganmu dari bintang itu, jika kamu ingin luput dari karamnya kapal. Ketika angin godaan muncul dan kamu berlari menuju karang pencobaan, pandanglah bintang itu, pikirkanlah Maria, panggillah namanya. Jika kamu mengikutinya, kamu tidak akan tenggelam; jika kamu berseru padanya, kamu tidak akan berhenti berharap; jika kamu memikirkan dia, kamu tidak akan tersesat. Maka pengalamanmu akan mengajarmu betapa benarnya nama perawan bagi Maria.