Pilihan Bebas

 

Satu hal yang terpikir olehku, yang tidak dapat kuhiraukan, yang sama sekali tidak mengurangi keagungan jiwa dan keserupaannya dengan Sang Sabda. Inilah pilihan bebas, sesuatu yang jelas-jelas ilahi, yang bersinar dari dalam jiwa seperti perhiasan emas permata. Darinya jiwa memperoleh kekuatan untuk mempertimbangkan dan kebebasan dalam memilih antara baik dan jahat, antara hidup dan mati, sesungguhnya antara terang dan kegelapan.

Inilah mata dari jiwa yang sebagai pengawas dan penentu membuat pemisahan dan pembedaan di antara itu semua. Dan menjadi penentu dalam membedakan dan bebas dalam memilih. Itulah yang dinamakan pilihan bebas karena melakukan hal-hal ini menurut kehendak bebas. Dengan pilihan bebas seseorang dapat memperoleh pahala, segala yang kamu lakukan, apakah itu baik atau buruk, dimana kamu mempunyai pilihan untuk melakukan atau tidak melakukannya, patut dipertanggung jawabkan kepadamu sebagai pahala atau kecaman.

Dan sebagaimana seseorang patut dipuji karena menghindarkan diri dari melakukan yang salah saat dia bisa saja melakukan kesalahan, demikian juga seseorang yang dapat melakukan hal benar tapi tidak melakukannya, tidak bebas dari kecaman. Namun tanpa kebebasan, tidak ada alasan untuk mencela atau menyalahkan.