Gereja mengawali tahun 2026 dengan merayakan Maria Bunda Allah, yang juga merupakan hari perdamaian. Liturgi mengajak kita untuk mensyukuri peran Bunda Maria dalam hidup kita masing-masing, dalam mendampingi perjalanan Gereja Kudus dan dunia. Maria mendapat gelar “Bunda Allah” karena dia telah melahirkan Yesus Sang Penebus. Fiat Bunda Maria, “Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataan-Mu” telah menjadikannya alat yang sempurna untuk ambil bagian dalam karya keselamatan segala bangsa.
Romo Marto, Pr yang merayakan Ekaristi pada Hari Raya Maria Bunda Allah, memberi homili yang inspiratif, yang dapat menjadi bekal di awal tahun 2026.

Marilah kita belajar dari Bunda Maria, seperti dikatakan Paus Fransiskus:
- Bunda Maria sanggup mengubah kandang yang kotor menjadi rumah Tuhan, sehingga ketika para gembala datang, mereka dapat menyembah bayi Yesus. Dia telah merawat kehadiran Tuhan dengan kelembutan hatinya. Saya adalah “kandang” yang kotor, maka marilah kita dengan kelembutan hati merawat kehadiran-Nya dengan keheningan, dalam keseharian yang biasa dan rutinitas. Ya, Tuhan hadir dalam keheningan. Dalam Ekaristi, pada saat epiklese, Roh Kudus dalam keheningan telah mengubah roti dan anggur menjadi Tubuh dan Darah Kristus.
- Bunda Maria mengamati, merawat, mencintai, dan menghidupi kehadiran Tuhan dalam kerapuhan. Marilah kita belajar menemukan Tuhan dalam kerapuhan. Hosti yang kita terima dalam Ekaristi, yang adalah Tubuh Kristus juga rapuh dan mudah pecah tetapi itulah Yesus Kristus yang seutuhnya. Kita juga manusia yang rapuh secara fisik, psikis, maupun spiritual namun justru dalam kerapuhan itulah Tuhan hadir.
Pada akhir Misa, Romo memberi berkat meriah:

Semoga Allah, asal dan pangkal segala berkat, menganugerahkan rahmat, mencurahkan kelimpahan berkat-Nya, dan melindungi Saudara agar sehat dan selamat sepanjang tahun. Amin
Semoga Dia menjaga keutuhan iman Saudara, memberikan keteguhan akan pengharapan, dan cinta kasih yang bertahan sampai akhir dengan kesabaran yang teguh. Amin
Semoga Dia menjaga hari-hari, dan karya-karya Saudara dalam damai-Nya, mendengarkan doa-doa Saudara, dan mengantar Saudara menuju sukacita hidup abadi. Amin
Semoga berkat Allah Yang Mahakuasa: Bapa, Putra, dan Roh Kudus turun atas Saudara dan menetap senantiasa. Amin.

doakanlah kami