Akulah
Jalan

 

‘Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup.’ Jalannya adalah humilitas (kerendahan hati), tujuannya adalah kebenaran. Yang pertama adalah kerja, yang kedua adalah upahnya. Tapi mungkin kamu bertanya: ‘Bagaimana saya tahu bahwa Tuhan kita sedang berbicara tentang kerendahan hati? Ia hanya menggunakan sebuah kata umum, “Akulah Jalan?”’ Baik, saya akan memberimu ujian yang lebih jelas. ‘Belajarlah daripada-Ku sebab Aku lemah lembut dan rendah hati.’ Ia menunjuk pada diri-Nya sendiri sebagai contoh kerendahan hati, teladan kelemahlembutan.

Teladanilah Ia dan kamu tidak akan berjalan dalam kegelapan, tapi akan memiliki terang hidup. Apakah terang hidup selain kebenaran yang menerangi setiap manusia yang datang ke dunia ini dan menunjukkan kepada kita di mana hidup sejati bisa ditemukan?

Jadi, ketika Ia berkata ‘Akulah Jalan dan Kebenaran,’ Ia menambahkan, ‘dan Kehidupan.’ Ini sama dengan Ia mengatakan: ‘Akulah Jalan, Aku memimpin kepada Kebenaran: Akulah Kebenaran, Aku menjanjikan Hidup; dan Aku sendiri yang memberi kepadamu hidup sejati.’ ‘Sebab inilah hidup kekal, bahwa mereka mengenal Engkau Allah yang benar dan Yesus Kristus yang telah Kau-utus.’

Seandainya kamu harus menunjukkan keberatan: ‘Aku melihat jalan kerendahan hati; Aku berjalan ke tujuan  yang memimpin kepada kebenaran’; tapi bagaimana jika jalannya sangat sulit hingga aku takkan pernah dapat mencapai tujuan? Jawabannya datang segera: ‘Akulah Hidup’, berarti Akulah makanan, bekal perjalanan, untuk menopangmu dalam perjalananmu.