Mencari Allah

 

Sungguh baiklah mencari Allah. Menurut pendapat saya, tidak ada berkat yang lebih besar daripada jiwa yang mengenal Allah. Ini adalah anugerah pertama dan tahap paling akhir dalam perkembangannya. Anugerah ini tidak lebih rendah dan tidak lebih tinggi daripada apapun. Tak ada yang melebihinya karena tak satupun mempunyai tempat lebih tinggi daripadanya. Kebajikan apa yang dapat diberikan pada orang yang tidak mencari Allah? Batasan apa yang dapat ditetapkan bagi orang yang mencari-Nya? Pemazmur berkata, ”Carilah wajahNya selalu.” Akankah jiwa berhenti mencari-Nya bahkan saat ia telah menemukan-Nya?

Dalam mencari Allah, langkah ini tidak dibuat dengan kaki, melainkan dengan hasrat jiwa. Dan saat jiwa menemukan-Nya dengan sukacita, hasrat ini takkan berhenti, tetapi terus bernyala… akan ada kepenuhan sukacita, tetapi tidak akan ada akhir dalam menginginkan-Nya. Maka tidak ada akhir dalam pencariannya.

Seandainya bisa, pikirkanlah keinginan besar untuk mencari Allah ini bukan sebagai sesuatu yang disebabkan karena ketidakhadiran-Nya sebab Ia selalu hadir. Pikirkanlah kerinduan akan Allah ini bukan sebagai suatu usaha yang dibuat karena takut gagal, sebab rahmat tersedia dengan berlimpah.