BAGAIMANA
KITA HARUS MENCINTAI KRISTUS

Orang Kristiani belajarlah dari Kristus, bagaimana kamu harus mengasihi Kristus. Belajarlah suatu cinta yang lembut, bijaksana, dan kuat; belajarlah mencinta dengan kelembutan bukan dengan nafsu, dengan kebijaksanaan bukan dengan kebodohan, dan dengan kekuatan, agar kamu tidak menjadi bosan dan berpaling dari cinta Tuhan. Janganlah biarkan kemuliaan dunia atau kenikmatan daging menyesatkan kamu; kebijaksanaan Kristus hendaknya menjadi lebih manis bagimu daripada semuanya ini. Cahaya Kristus hendaknya bersinar begitu kuat bagimu sehingga roh kebohongan dan penipuan tidak akan membujukmu.

Akhirnya, Kristus sebagai kekuatan Allah harus mendukungmu sehingga kamu tidak diletihkan oleh kesulitan-kesulitan. Biarkan cinta menyalakan semangatmu, biarkan pengetahuan memberimu pengertian, biarkan kesetiaan menguatkanmu. Jagalah agar semangatmu sungguh-sungguh kuat, bijaksana, berani. Usahakanlah agar semangatmu tidak suam-suam kuku, takut, atau malu-malu.

Maka cintailah Tuhan Allahmu dengan cinta hatimu yang penuh dan dalam, cintailah Dia dengan akal budimu dalam kesadaran sepenuhnya dan bijaksana, cintailah Dia dengan segenap kekuatanmu, sedemikian hingga kamu bahkan tidak akan takut untuk mati demi cinta bagi-Nya. Cinta bagi Tuhanmu Yesus Kristus harus sekaligus lembut dan intim, yang melawan bujukan manis dari hidup sensual. Kemanisan mengalahkan kemanisan sebagaimana satu paku mengeluarkan paku yang lain.