Hidup kekal abadi! Sumber yang tak pernah kering yang mengairi seluruh firdaus Allah. Sekarang, siapakah sumber hidup ini jika bukan Kristus Tuhan? Aliran sumber ini berasal dari surga mengalir kepada kita melalui sebuah saluran pipa yang besar. Ini bukanlah soal memperlihatkan kepenuhan sumber seluruhnya, tetapi soal mengairi kekeringan kita dan hati kita yang kering diberi sedikit tetesan rahmat, dengan memberi lebih kepada seseorang dan kurang kepada yang lain. Saluran pipa besar ini selalu penuh, maka semua dapat menerima dari kepenuhannya.
Saudara-saudara terkasih pasti kalian bisa menerka, siapakah yang kusebut sebagai saluran pipa besar itu, yang dengan menerima kepenuhan sumber dari hati Bapa, telah mengalirkannya kepada kita, setidaknya sejauh kita dapat memenuhinya. Kalian tahu dia adalah yang kepadanya dikatakan, “Salam penuh rahmat.”
Tetapi bagaimana saluran pipa kita ini menyambung dengan sang sumber yang mulia? Bagaimana bisa, kecuali berkat semangat kerinduannya yang besar, berkat devosinya yang kuat, berkat kemurnian doanya? Bagaimana dia sampai pada keagungan yang tak terhampiri selain dengan mengetuk, meminta dan mencari? Dan dia telah menemukan apa yang dia cari karena itu dikatakan kepadanya, “Kamu telah menemukan rahmat Allah.”