Surga

 

Meskipun dengan pancaran sinarnya, matahari memberikan kehangatan dan kekuatan dalam seluruh perjalanan cinta kita yang fana ini – karena ia akan ada bersama kita sampai akhir dunia – pancaran sinarnya tidak akan sampai mencapai kepenuhan semarak tengah hari dan tidak akan dapat dilihat di bumi ini, tetapi akan ditampakkan di masa nanti.

O tengah hari sejati, kepenuhan kehangatan dan cahaya, tempat pertemuan rahasia sang mentari; tengah hari yang menghapus bayang-bayang kegelapan, mengeringkan rawa, membuang aroma kejahatan! O titik balik mentari abadi, siang yang tak akan pernah menjadi malam! O cahaya tengah hari, dalam kesegaran musim semi, kepenuhan rahmat musim panas, kelimpahan buah musim gugur dan keheningan serta istirahat musim dingin.

Segala sesuatu di bumi ini tidak sempurna, banyak yang jauh dari jangkauan kerinduanku, dan tiada yang aman. Kapankah Engkau akan memenuhi aku dengan sukacita kehadiran-Mu? Tuhan, aku mencari wajah-Mu. Wajah-Mu adalah tengah hari. Katakan padaku di mana Engkau menggembalakan kawanan-Mu, di manakah Engkau membaringkan mereka di siang hari? Tunjukkanlah padaku tempat itu, yang begitu banyak cahaya, dan kepenuhan, sehingga Yakub ketika masih di bumi memandang Tuhan dari muka ke muka, aku juga, semoga beroleh rahmat memandang-Mu dalam terang dan keindahan-Mu.