Peziarahan Gua Natal

Transeamus usque BethlehemEt videamus Hoc verbum quod factum est.Mariam et Joseph et InfantemPositum in praesepio… Lagu tersebut menjadi penanda dimulainya peziarahan kami pada Hari Raya Penampakan Tuhan, 7 Januari 2024 menuju gua-gua natal yang ada di Pertapaan.  Peziarahan dimulai dari Gereja dengan bersama-sama berlutut mendoakan Doa kerahiman Ilahi pada pukul 15.00 WIB.  Peziarahan ini selalu […]

Penampakan Tuhan

Hari Raya Penampakan merupakan hari raya besar karena Tuhan Allah Yang Mahakuasa menampakkan diri-Nya kepada manusia ciptaan-Nya.  Dalam setiap penampakan Tuhan terdapat maksud yang saling berhubungan satu dengan yang lain. Antifon Pembukaan Misa pada hari ini mengungkapkan 3 Penampakan Tuhan: Hari ini Yesus Kristus Raja menampakkan diri sebagai bayi dalam kenyataan manusia bersama seorang ibu […]

Pembaptisan Tuhan

Tahun 2024 yang baru mulai mengundang kita untuk mengingat kembali awal hidup Kristiani kita masing-masing.  Yesus, Putra Allah, telah rela menjadi manusia untuk berbagi dalam kelemahan manusiawi kita, mentransformasikannya, melalui kuasa Kebangkitan-Nya.  Yang pertama bergerak adalah Yesus; Ia datang ke sungai Yordan untuk mengatakan kepada seluruh umat manusia: “Inilah Aku!  Aku bersamamu, Aku merangkul kamu […]

Penampakan Tuhan

Kotbah kedua Beato Guerikus dari Igny pada Hari Raya Penampakan Tuhan, diawali dengan kata-kata dari Yesaya 60:1 “Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang!” Kemudian la menjelaskan: bagi kita, juga bersinar bintang-bintang; bukan hanya satu bintang, tetapi banyak.  Dan yang banyak itu satu karena walaupun banyak, mereka sehati sejiwa dan memiliki iman yang sama, pewartaan yang […]

6 Januari 2024

Hari Biasa Masa Natal Allah menjadi manusia, agar manusia menjadi Allah Pembacaan dari khotbah St. Agustinus   Saudara-saudara terkasih,  Tuhan kita Yesus Kristus adalah pencipta alam semesta untuk selama-lamanya.  Hari ini Ia lahir dari seorang ibu, dan menjadi penyelamat bagi kita.  Hari ini atas kemauan-Nya sendiri,  Ia lahir bagi kita di dalam waktu, untuk membawa […]

5 Januari 2024

Hari Biasa Masa Natal Melihat Sang Sabda, segala keinginan kita terpenuhi Pembacaan dari khotbah St. Agustinus   Manusia mana mengerti akan semua kata kebijaksanaan dan pengetahuan yang tersembunyi dalam Kristus dan tertutup dalam kemiskinan daging-Nya?  Meskipun kaya,  Ia menjadi miskin demi kita, supaya oleh karena kemiskinan-Nya, kita dapat menjadi kaya.  Ia menampakkan diri dalam kemiskinan, […]

Hari Raya Santa Maria Bunda Allah, Hari Perdamaian Dunia

Liturgi Gereja pada hari pertama tahun ini dimulai dengan Berkat Tuhan: “Tuhan memberkati dan melindungi engkau. Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia.” (Bil. 6:22) Semoga Sabda Tuhan itu menyertai perjalanan kita sepanjang tahun ini.  Apa pun yang terjadi, kita mau semakin mempercayakan diri kepada kasih karunia Tuhan yang selalu memperhatikan kita. […]

Pesta Keluarga Kudus

Kita bersyukur bahwa tahun 2023 ditutup dengan pesta Keluarga Kudus.  Romo Agung, MSF (Sekretaris Keuskupan Agung Semarang) yang memimpin Ekaristi pada hari itu memberi homili menarik: Pesta Keluarga Kudus seperti mengukuhkan kembali pentingnya hidup berkeluarga.  Keluarga sebagai Gereja domestik yang mempunyai tugas utama untuk membangun persekutuan dan membangun jiwa misionaris yang menghayati kehidupan berkeluarga berdasarkan […]

Natal di Pertapaan

“KETIKA SEGALANYA DILIPUTI KESUNYIAN DAN MALAM MENCAPAI PUNCAK PEREDARANNYA, TURUNLAH SABDAMU YANG MAHAKUASA DARI SURGA, DARI SINGGASANA KERAJAAN, ALLELUYA.”  “HARI INI KRISTUS LAHIR. HARI INI PENYELAMAT DUNIA MENAMPAKKAN DIRI. HARI INI PARA MALAIKAT BERNYANYI DI BUMI. HARI INI PARA KUDUS BERSORAK-SORAI DAN BERSERU: KEMULIAAN KEPADA ALLAH DI SURGA.” Liturgi hari Natal selalu mengagumkan dan menggentarkan. […]

4 Januari 2024

Hari Biasa Masa Natal Misteri selalu baru Pembacaan dari Kitab “Lima Abad”, karya St. Maksimus, pengaku iman   Sekali dilahirkan pada tingkat daging, sabda Tuhan selalu suka dilahirkan kembali bagi mereka yang menginginkan-Nya pada taraf roh; ini karena terdorong oleh cinta-Nya kepada manusia.  Di dalam mereka, Ia menjadi kanak-kanak, dan membentuk diri berkembang dalam keutamaan.  […]